News Update :
Home » » Tips Mempertahankan Hubungan Yang Bermasalah

Tips Mempertahankan Hubungan Yang Bermasalah

Tips Mempertahankan Hubungan Yang Bermasalah. Pastinya dalam sebuah hubungan entah itu suami istri, pacaran, teman atau sahabat tidak selalu berjalan mulus. Permasalahan komunikasi, keuangan, kelurga dan kurangnya perhatian bisa jadi pemicu terjadinya pertengkaran hebat dengan pasangan. Terkadang karena seringnya masalah datang, Anda pun berpikir mungkinkah hubungan asmara itu masih bisa diselamatkan?

Cara membuat pacar senang
Sebelum anda mengambil keputusan, alangkah lebih baiknya apabila anda mencoba tips-tips berikut ini jika anda ingin mempertahankan hubungan Anda. :

1. Tanya ke Diri Sendiri


Terkadang pasangan kita suka memaksakan diri untuk tetap bersama karena mereka tidak mau membuat kecewa orang di sekitarnya seperti keluarga atau kerbat-kerabatnya. Padahal sebenarnya pasangan tersebut sudah merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut.


Solusinya, ikutilah apa kata hati Anda, jangan ikuti apa kata orang. Pikir kembali apakah hubungan Anda masih bisa dipertahankan atau tidak. Kalau memang ingin dipertahankan, kedua belah pihak harus bekerja sama, jangan hanya sepihak saja.


2. Mencari Akar Dari Pemasalahan


Ketika Anda sedang bertengkar hebat dengan pasangan, cobalah untuk mencaritahu akar dari permasalahan tersebut, mengapa pertengkaran bisa terjadi. Mencari akar dari permasalahan akan mempermudah Anda untuk menyelesaikan masalah.


Biasanya pertengkaran sering terjadi karena kurangnya perhatian dari pasangannya. Tentunya setiap manusia ingin diperhatikkan dan ketika pasangannya kurang memperhatikkan maka mereka akan mulai mencari perhatian dari orang lain dan dari situlah pertengkaran dimulai.


3. Saling Bertukar Pikiran


Carilah waktu dan tempat di mana Anda bisa berduaan dengan pasangan tanpa ada gangguan dari orang lain agar dapat saling bertukar pikiran yang mungkin selama ini terpendam. Ungkapkan segala hal yang ada di dalam pikiran Anda secara jujur dan berilah kesempatan bagi pasangan untuk mengungkapkan isi hatinya. Saling mendengarkan dan menghargai satu sama lain harus dilakukan, walaupun memang terkadang ada kata-kata yang menyakitkan atau membuat kesal.


4. Beragumentasi Bukan dengan Saling Berteriak


Argumentasi boleh-boleh saja asalkan bukan dilakukan dengan nada suara yang tinggi. Nada suara yang meninggi atau yang mengandung konfrontasi akan membuat suasana menjadi semakin panas. Bicarakan saja baik-baik dengan pasangan tanpa harus saling bicara datar, tinggi, kasar atau marah-marah.


5. Mencari Tahu Bagaimana Cara Menyelesaikanya


Setelah Anda mencari tahu akar dari permasalaan dan bertukar pikiran satu sama lain, kini saatnya untuk mencari tahu bagaimana cara menyelesaikan masalahnya. Pastikkan kedua belah pihak bekerja sama untuk menyelesaikan masalah, kalau perlu Anda menghabiskan waktu bersama untuk membuat rencana agar masalah terselsaikan.


Jika komunikasi adalah akar dari permasalahannya, cobalah untuk meluangkan waktu paling tidak 15 menit untuk berbicara satu sama lain dan saling mendengarkan satu sama lain. Sekali lagi hindari argumentasi yang kasar dan sinis.


6. Belajar untuk Memperbaiki


Setelah Anda dan pasangan Anda sudah mengetahui bagaimana cara menyelesaikan masalah, cobalah untuk melakukan apa yang Anda sudah rencanakan bersama agar tidak terjadi pertengkaran lagi. Pastikkan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.


7. Saling Memaafkan Satu Sama Lain


Setelah Anda berhasil menyelesaikkan masalah dengan pasangan Anda, jangan lupa untuk memaafkan satu sama lain. Buatlah suasana jadi menyenangkan yaitu dengan mengganti topik yang diargumentasikan ke topik yang sama sekali tak berhubungan, lalu bercanda, memberi sentuhan lembut / bersalaman / berpelukan dan memberi dukungan satu sama lain agar sebuah hubungan menjadi harmonis dan nyaman.


Demikian
7 cara mempertahankan hubungan yang bermasalah selamat mencoba.


sumber
Share this article :
 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Disclaimer | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2008 hak cipta dilindungi pemerintah. pondok reot . All Rights Reserved.
Design Template by Pondok reot | Support by creating website | Powered by Blogger