Latest Post

Macam Macam Umpan Tiruan/Buatan dan Penggunaannya

Setelah banyak membahas peralatan / piranti dalam memancing, posting kali ini akan membahas mengenai umpan tiruan yang ada dan biasa dipakai dalam memancing, baik lokal maupun para pemancing manca negara. Pada dasarnya umpan tiruan adalah dikhususkan untuk memancing jenis ikan predator yang mana menjadikan ikan - ikan kecil tertentu sebagai menu utamannya.
Nah ini dia beberapa jenis umpan tiruan / buatan beserta beberapa penggunaan yang sesuai :



a. Floating Plug
     - Terbuat dari bahan yang sifatnya ringan, bisa plastik atau alumunium tipis. Biasa disebut minnow
     - Type umpan yang mengambang diatas permukaan air
     - Panjang umpan 3 - 34 cm, dengan berat 2 - 100 gr
     - Penggunaan mencari ikan yang bnayak makan di daerah sekitar terumbu karang
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :   PoppingTrolling

Floating Artificial Lures / Umpan palsu
Beberapa Contoh Floating Plug



b. Sinking Plug
     - Terbuat dari bahan yang berat, hampir sama dengan metal Jig

     - Type umpan yang melayang (ditengah air) dan tenggelam (didasar air)
     - Panjang umpan 7 - 34 cm, dengan berat 7 - 130 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Jingging, Casting 

Sinking Artificial Lures / Umpan palsu
Beberapa varian dari Singking Plug
c. Rapping Plug
     - Type umpan yang melayang di tengah - tengah air. hapi sama dengan type vibration.
     - Dalam penggunaannya, Rapping plug dapat bergerak zig - zag sehingga akan terlihat seperti ikan hidup sungguhan
     - Panjang umpan 4 - 10 cm, dengan berat 5 - 27 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara : Casting 

Rapping Plug Artificial Lures / Umpan palsu
d. Popping/ Popper
     - Type umpan yang mengapung diatas permukaan air
     - Dalam penggunaannya, Poper yang didesing khusus dengan bagian depan (mulut) yang lebar dan terbuka, memberikan efek percikan air yang dilewatintya. hal ini mampu memberikan efek tertarik bagi ikan lain, yang kadang diartikan sebagai ikan yang hendak mati / kondisi lemah
     - Panjang umpan 4 - 34 cm, dengan berat 5 - 100 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Popping, Trolling 

Popper Artificial Lures / Umpan palsu
e. Konahead
     - Terbuat dari bahan karet, yang berbentuk menyerupai cumi - cumi.
     - Dalam penggunaannya, bagian yang terbuat dari karet (seerti rumbai) ini mampu mengambang dan membentuk gerakan seperti cumi - cumi hidup yang sedang berjalan
     - Panjang umpan 10 - 20 cm, dengan berat 5 - 20 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Trolling 

konahead Artificial Lures / Umpan palsu
f. Squid
     - Terbuat dari bahan kayu ringan atau juga plastik.
     - kebanyakan bentuknya menyerupai udang - udangan
     - Panjang umpan 7 - 11 cm, dengan berat 10 - 18 gr
     - Cocok dalam pemakaian Mancing : Ikan Cumi - cumi   

Squid Artificial Lures / Umpan palsu
g. Spoon
     - Berat, pada umumnya terbuat dari bahan metal. biasa disebut pula dengan istilah Metal Jig
     - Umpan akan pada posisi tenggelam, Posisi badan umpan mengkilat
     - Panjang umpan beragam , dengan berat mencapai 14 - 35 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Jingging, Casting 

 Spoon Artificial Lures / Umpan palsu
h. Spinner
     - Umpan yang sudah dilengkapi atau divariasikan dengan spoon/blade dan bulu-bulu.
     - Cara Kerjanya :  spoon tersebut akan berputar mengelilingi lure didalam air, sehingga menimbulkan getaran atau dengung suara yang akan membuat ikan-ikan mendekat.
     - Panjang umpan 7 - 13 cm, dengan berat 5 - 18 gr
     - Cocok dalam pemakaian Teknik Mancing secara :  Trolling, dan mancing didanau 

Spinner Artificial Lures / Umpan palsu
i. Flies
     - Umpan yang sudah divariasikan dengan bulu-bulu dan didesign menyerupai bentuk serangga.
     - Umpan bersifat ringan sehingga akan mengambang dipermukaan air menyerupai serangga asli.
     - Panjang umpan 5 - 13 cm, dengan berat 3 - 9 gr

Flies Artificial Lures / Umpan palsu
j. Umpan Karet
     - Umpan yang terbuat dari bahan karet.
     - Memiliki sngat banya variasi bentuk tiruan, mulai dari katang, udang, cumi, dls
     - Panjang umpan 3 - 8 cm, dengan berat 1 - 3 gr
    

Artificial Lures / Umpan palsu

Nah ini sedikit Informasi mengenai umpan - umpan tiruan yang sudah berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber yang ada. Semoga menambah masukan ilmu dan juga jangan lupa untuk sambil melengkapi, dikarenakan kesadaran dalam postingan kali ini mungkin terdapat kekurangan, dan terlebih mohon koreksi dari pada Master dunia PEMANCINGAN..
 

Tips Memancing Kakap Putih di Sungai


Pernahkah anda gagal memancing karena lokasinya tidak diprediksi sehingga rencana Anda tidak berhasil? Misalnya di laut, Anda lalai membaca awan sehingga turun hujan dan badai, sehingga rencana memancing menjadi gagal. Atau barangkali Anda datang dari jauh-jauah memancing di suatu sungai akan tetapi setelah sampai lokasi target ikan yang Anda inginkan tidak ada.

Pernahkah Anda berharap mendapatkan ikan pancingan sesuai target yang diinginkan?

Pernahkan Anda banyak mengingat ciri-ciri lokasi perairan yang memiliki kemungkinan kesempatan adanya ikan yang Anda targetkan?
 
 

 Berikut kami sampaikan tulisan tentang Memancing Ikan Kakap Putih di Perairan Sungai, sekalian menambahkan thread beberapa rekan yang telah mendahului membuka thread daam blog ini. Ikan kakap putih mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat pada kondisi perairan payau ke perairan asin (laut) ataupun sebaliknya. Sehingga sering seorang pemancing mendapatkan kakap putih di sungai dengan berbagai variasi ukuran.

 

 Hal ini biasa terjadi karena sistem salinitasnya memang memungkinkannya demikian. Makanan ikan spesifik, (lihat tulisan saya sebelummnya ttg Umpan Memancing Ikan Kakap Putih) terdiri dari kelompok ikan kecil dan udang-udangan.

 

 Karakteristik Sungai tempat habitat Kakap Putih, antara lain: ü Sungainya lebar, mempunyai penampang basah permukaan semisal 30 meter, dengan kedalaman cukup untuk ukuran ikan setara 5kg (di P.Jawa) (saya menyimpulkan sekitar kedalaman 5 meter sudah cukup untuk membuat kemungkinan ikan besar bermigrasi atau bermukim) ü Debit aliran air kontinu.
(bukan terlalu sering terjadi air bah atau sentoran dari lokasi atas, kalo banjir sih… sudah biasa) ü Salinitas tipe airnya : air payau atau intrusi air laut saat pasang. Sejauh air air laut pasang bisa mencapai aliran sungai di darat, maka sejauh itu memancing predator ikan kelas satu ini bisa dilakukan.

ü Warna air sungainya relatif bersih dapat berwarna hijau (algae) atau kuning atau coklat (mirip air teh).
ü Berada di lubuk (cekungan/ kedalam sungai pada suatu alur).

 

Lokasi sungai yang ideal bagi habitat kakap putih: - Sungai relatif bebas dari kotoran berupa sampah, olie dan kayu-kayu terapung. (Anda tidak pernah menemukan ikan kakap putih ini pada air sungai yang banyak sampah, ikan ini tergolong pemilih lokasi yang bersih).

- Lokasi banyak tonggak, kayu menancap ataupun bakau, bekas jembatan atau di pile cap jembatan.

- Bila di alur sungai ada aktifitas kegiatan bongkar muat atau pelayaran, akan lebih baik Anda memancing di sekitar lokasi kegiatan di bagian hulu (arah laut).

- Bila memancing di sungai dengan tepinya tumbuhan paku-pakuan, sebaiknya telusuri lokasi badan sungai dengan lubuk yang mempunyai posisi luas dan dalam.

 

 (Jika Anda mendapatkan ikan ini di saat pemancingan yang anda lakukan, maka kunjungi lokasi ini sekitar 1-2 bulan kemudian karena semakin sering anda kunjungi lagi, semakin banyak waktu sia2 yang anda buang. … hmm … mm. Sebaiknya memancing di sungai seperti menanam dan memanen > ciptakan lokasi pancing sungai sendiri dan jalan masuk jangan terlalu diketahui banyak orang ) - Bila memancing di sungai dengan tepian batu atau tonggak kayu, carilah lubuk air yang dalam dan saran saya sebaiknya posisi Anda berada bagian hilir (atas), usahakan umpan bergerak di antara hulu dan hilir sekitar lubuk.

- Jika Alur muara sungai menyempit dan terdapat tanggul kayu, tanggul batu aau kanan kirinya tekstur tanahnya keras berbatu maka Anda sebaiknya memancing di sekitar persis muara, jangan jauh-jauh dari muara. (Pesan saya: jika memancing malam di muara sungai sebaiknya Anda hanya tetap waspada dan tetap saling memperhatikan posisi teman Anda mancing.)



Peralatan Tambahan: Selain alat pancing, peralatan yang sebaiknya Anda bawa bila memancing di sungai yang yang sangat perlu anda bawa (apalagi jika anda belum pernah memancing di lokasi tersebut sebelumnya) adalah:

  • Parang kecil > untuk membuka lahan/ lokasi.
  • Sepatu karet/ safety shoes > untuk perlindungan kaki terhadap ranting/ dahan kering sewaktu anda menyusur sungai
  • Rokok kretek / daun tembakau > barang ini berjaga bila terkena lintah atau pacet, air campuran tembakau dapat melepaskan mulut penghisap lintah/pacet.
Metode Mancing: Umpan yang saya rekomendasi : Udang putih hidup / belut hidup / cumi utuh kecil

Metode Mancing yang sesuai:

  • Fly fishing
- Umpan yang Anda pakai sedikit lebih besar dari umpan biasa yang dipakai di laut. Misalnya : Umpan memancing di laut memakai udang putih 10-12 cm maka di sungai/ muara bisa dipakai ukuran 15cm.
- Pasang leader line dg seling 80 sepanjang 40cm, disambung langsung dg swivell. Umpannya hanya diperbolehkan 1 ekor.
- Sebaiknya semakin sering anda melakukan angkat turun umpan beberapa kali. (capek memang kalo mancing di sungai… ngangkat turunkan terus..)

  • Memancing dengan bandul timah.
Usahakan posisi umpan pada ketinggian 75 cm s/d 1 meter di atas bandul. Bandul tidak boleh terlalu berat.

Demikian kami bagi pengalaman ini.
Selamat mencoba!!

Salam buat semua rekan Bara_fisher (pemancing barramundi… pemerhati ikan dan pemancingnya)
Pondok reot
 

Tradisi kikir gigi di Bali

Upacara Potong Gigi mengandung arti pembersihan sifat buruk yang ada pada diri manusia. Potong gigi dalam bahasa Bali Mepandes bisa juga disebut Matatah atau Mesanggih, dimana 6 buah taring yang ada di deretan gigi atas dikikir atau ratakan, upacara ini merupakan satu kewajiban, adat istiadat dan kebudayaan yang masih terus dilakukan oleh umat Hindu di Bali secara turun temurun sampai saat ini.

 
Upacara ini dianggap sakral dan diperuntukan bagi anak anak yang mulai beranjak dewasa, dimana bagi anak perempuan yang telah datang bulan atau mensturasi, sedangkan bagi anak laki laki telah memasuki masa akil baliq atau suaranya telah berubah, dengan upacara ini juga anak anak dihantarkan ke suatu kehidupan yang mendewasakan diri mereka yang di sebut juga niskala.
Adapun 6 sifat buruk dalam diri manusia atau disebut juga sad ripu yang harus dibersihkan tersebut adalah:
 
  1. Hawa nafsu
  2. Rakus/Tamak/keserakahan
  3. Angkara murka/kemarahan
  4. Mabuk membutakan pikiran
  5. Perasaan bingung
  6. Iri hati/ dengki
Dari semua sifat yang ada ini, bila tidak dikendalikan dapat mengakibatkan  hal hal  yang tidak baik/diinginkan, juga bisa merugikan dan membahayakan bagi anak anak yang akan beranjak dewasa kelak dikemudian hari. Oleh karena itu kewajiban bagi setiap orang tua untuk dapat memberi nasehat, bimbingan serta permohonan doa kepada Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha ) agar anak mereka terhindar dari 6 pengaruh sifat buruk yang sudah ada sejak manusia di lahirkan di dunia.
Kegiatan saat upacara
 
  1. Pendeta atau orang yang terhormat dalam upacara ini minta restu di tempat suci, lalu anak anak atau remaja yang akan melaksanakan potong gigi dipercikan air suci/tirta, setelah itu mereka memohon keselamatan untuk melaksanakan upacara.
  2. Pendeta melakukan potong rambut dan menuliskan lambang lambang suci  dengan tujuan mensucikan diri serta menandai adanya peningkatan status sebagai manusia, untuk meninggalkan masa kanak kanak ke masa remaja.
  3. Anak anak yang akan di potong giginya naik ke bale tempat pelaksaaan Mepandes dengan terlebih dahulu menginjak sesajen yang telah disediakan sebagai symbol mohon kekuatan kepada Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).
  4. Setelah pemotongan gigi berlangsung, bekas air kumur kumur  dibuang di dalam buah kelapa gading, ini bertujuan agar tidak mengurangi nilai kebersihan dan kesakralan dalam menjalankan upacara ini.
  5. Lalu dilanjutkan dengan  melakukan penyucian diri oleh pendeta agar dapat menghilangkan bala/kesialan untuk menyongsong kehidupan masa remaja.
  6. Melaksanakan Mapedamel yang bertujuan sebagai symbol restu dari Dewa Semara dan Dewi Ratih agar dalam kehidupan masa remaja dan seterusnya menjadi orang yang bijaksana, dalam mengarungii kehidupan di masa datang. Di saat melakukan upacara ini anak anak mengenakan kain putih dan kuning, memakai benang pawitra berwarna tridatu (merah, putih dan hitam) sebagai simbol pengikat diri terhadap norma norma agama, kemudian anak anak yang dipotong giginya mencicipi 6 rasa (pahit, asam, pedas, sepat, asin dan manis) yang mempunyai arti dan makna makna tertentu.
  7. Setelah proses mapedamel dilakukan, dilanjutkan dengan upacara Natab Banten, yang bertujuan memohon anugerah kepada Hyang Widhi agar apa yang menjadi tujuan dapat tercapai.
  8. Setelah proses upacara tersebut dilakukan dilanjutkan dengan Metapak, tujuan adalah memberitahukan kepada anak nya bahwa kewajiban sebagai orang tua dari melahirkan, mengasuh dan membimbing sudah selesai, diharapkan  sang anak kelak setelah upacara ini menjadi orang yang berguna, sebaliknya si anak  kepada orang tua nya menghaturkan sembah sujud ungkapan terima kasih  sudah dengan susah payah berkorban jiwa dan raga untuk melahirkan mereka, mengasuh, membesarkan,  mendidik dan membimbing mereka menuju jalan yang baik dan benar sampai dewasa. (Ida Pandita Sri Bhagawan Dwija Warsa Nawa Sandhi)
Dari serangkaian upacara diatas dapat kita pahami bahwa dalam diri setiap manusia sejak mereka dilahirkan sudah terdapat sifat yang tidak baik, dengan melakukan upacara Mepandes ini anak yang sudah dewasa diingatkan dan diajarkan untuk tidak terjerumus dalam perbuatan yang dilarang agama dan bisa menjadi manusia yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa.
 

Berbagai Photo Kecelakaan Pesawat Terbang

Sumber1: kutipan dari http://www.aaanything.net/39688/pictorial/random/plane-crash-is-my-worst-nightmare/
Sumber2: http://id.berita.yahoo.com/foto/pendaratan-pendaratan-tak-biasa-slideshow/a-saha-airlines-boeing-707-is-seen-where-it-finished-its-skid-after-careering-off-the-runway-at-photo-1337161644.html
 
 
Support : Creating Website | Pondok Reot Template | Pondok REot Template
Copyright © 2011. pondok reot - Hak cipta dilindungi undang-undang
Template Created by Creating Website Published by Pondok Reot Template
Proudly powered by Blogger