Pages

PERCAYAKAH Anda Pondok Reot Ini Berharga Rp 2 Miliar

Rumah itu benar-benar lawas. Cat hijau pada dinding kayu pun sudah kusam. Tak ada jendela kaca atau pintu mewah pada rumah mungil itu. Secara fisik benar-benar tidak ada yang istimewa.

 Rumah ini tak sedap dipandang. Cat hijau pada dinding kayu pun sudah kusam. Tak ada jendela kaca atau pintu mewah pada rumah mungil itu. Secara fisik benar-benar tidak ada yang istimewa.
Tempatnya pun bukan di tengah kota. Bahkan di lembah-lembah, di kaki bukit Belstone, Okehampton, Devon, Inggris. Tak ada fasilitas apapun. Jangankan mal, aliran listrik dan air tak ada. Jalan menuju ke rumah itu pun nyaris sirna, termakan rumput dan ilalang.
Namun, harga gubuk reot itu sungguh mencengangkan. Rumah itu baru saja terjual dalam sebuah lelang dengan harga Rp 2 miliar! Harga awal rumah itu dibuka pada kisaran Rp 1,4 miliar. Hampir sama dengan rumah-rumah mewah di perkotaan bukan?
Yang membuat mahal rumah berusia 90 tahun itu adalah sejarahnya. Rumah dengan pekarangan seluas setengah hektare itu dibangun oleh seniman Peter Younger pada 1920. Selain itu, keindahan alam di sekitar rumah dua bilik ini menjadi nilai lebih.
Dulu, rumah ini dijadikan sebagai pondok berlibur, atau semacam vila. Pemandangannya memang indah. Berada di padang terbuka, pondok itu juga terletak di pinggir Kali Taw yang berair jernih. Dalam lelang, rumah ini dideskripsikan berada di lokasi strategis, tak terlalu jauh dari kota.
"Ada banyak kesempatan untuk berkuda dan kegiatan outdoor lainnya. Desa Belstone adalah sebuah komunitas moorland yang sangat murni, yang terkenal dengan penginapan lokal yang terkenal, The Tors," demikian deskripsi lokasi pondok itu dikutip Dream dari laman Daily Mail, Rabu 3 September 2014.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar