Pages

11 Fakta Unik Mengenai Semut yang Belum Anda Ketahui


Semut merupakan salah salah satu spesies serangga yang paling canggih, hampir tidak ada serangga lain yang sekuat semut. Mereka telah bertahan sejak 6 juta tahun yang lalu.



Karena memang mereka mampu beradaptasi dengan baik dengan lingkungan dimana mereka tinggal. Fakta-fakta tentang semut di bawah ini hanyalah sebagian kecil dari fakta-fakta menakjubkan lainnya dari semut. Pikirkan baik-baik mengenai fakta semut ini sebelum kalian menginjaknya di lantai.

1. Semut Lebih Pintar Daripada yang Kalian Pikirkan



Binatang dengan otak paling besar proporsinya jika dibandingkan dengan tubuhnya adalah SEMUT. Mereka dikenal sebagai species paling cerdas di antara serangga-serangga lainnya dengan sekitar 250.000 sel otak.

2. Semut Sangat Ahli di Bidang Pertanian



Bahwasanya semut telah memulai bertani dan berkebun 50 juta tahun lebih awal sebelum manusia untuk meningkatkan jumlah makanan mereka. Para semut menggunakan teknik hortikultura yang sangat canggih untuk meningkatkan hasil panen mereka. Mereka mensekresikan zat kimia yang kaya antibiotik untuk menghambat pertumbuhan jamur. Sarang mereka juga dibangun dengan sistem yang sangat canggih untuk mengontrol temperatur dan kelembapan.

3. Semut Merupakan Ahli Strategi Perang

Spesies semut yang berbeda, bahkan yang sama sekali pun terkadang "bertarung" dan "berperang" satu sama lain, dan bisa berlanjut selama beberapa jam, hari bahkan minggu.




Pavement ant
Salah satu pertempuran semut yang paling luas jangkauaanya adalah pertempuran sejenis Pavement Ant. Dan pertempuran paling besar adalah antara superkoloni semut Argentina yang menyebabkan jutaan korban semut yang tewas dalam sehari.




Pertarungan antara superkoloni semut Argentina:
Beda lagi dengan semut Amazon, mereka adalah sejenis semut yang suka "memperbudak" semut lain untuk dijadikan pekerja.

Sebelum menyerang mereka akan mengobservasi sarang lawan. Setelah dua hari, semut amazon pun langsung menyerang, dengan mudah mereka menaklukkan lawannya yang rata-rata telah panik dan tidak terorganisir sama sekali.



Melihat itu semua, semut menjadi serangga pembunuh paling hebat di dunia.

4. Jumlah Semut Sangat Banyak Sekali



Jika dikalkulasikan, 10% dari semua total hewan merupakan semut. Dan jika total massa semua semut di bumi sama dengan total massa semua manusia di bumi.

5. Semut Bisa Membentuk Superkoloni



Semut argentina merupakan jenis semut yang suka menyerang. Mereka membentuk superkoloni yang besar dan banyak sekali di Kalifornia. Superkoloni tersebut memiliki jutaan sarang dengan jangkauan hampir ratusan mile (ratusan kilometer) dan kedalaman sarang 6 meter ke bawah. Semut dari sarang yang berbeda namun dalam satu koloni sangat jarang terlihat salin serang satu sama lain. Superkoloni terbesar terdapat di Kalifornia bagian selatan, dengan panjang 600 mile (sekitar 965 kilometer)

6. Umur Semut Hanya Beberapa Bulan Berbeda dengan Ratunya



Semu pekerja hanya mampu bertahan hidup selama 45-60 hari, namun ratu semut bisa hidup hingga berumur 20 tahun. Dan ketika sang ratu mati, koloni semut tsb hanya bisa bertahan beberapa bulan.

7. Semut Karnivora

Di Afrika dan Asia, ada spesies semut yang bisa membunuh dan memakan binatang lain yang lebih besar dengan cara "mengeroyokinya". Semut itu dikenal dengan nama Driver Ant, Safari Ant dan Siafu. Jenis semut itu merupakan pemburu yang sangat kuat, dan mereka memanfaatkan jumlah mereka saat mengincar mangsa.



Driver ant pernah ditemukan membunuh bayi manusia dan kuda yang sedang tertambat di kayu. Driver ant akan membunuh apapun yang berada di dekat sarang mereka, bahkan 100.000 ekor binatang mati dalam sehari karena koloni semut ganas ini. Semut ini juga suka berpindah-pindah untuk mencari mangsa, seperti serangga, laba-laba, kadal, ular, ayam dan binatang kecil lainnya. Terkadang memanjat pohon dan menyerang burung di sarangnya.

8. Semut yang Suka Beternak

Semut suka bertani dan berburu, juga beternak Aphid, sejenis kumbang.



Semut madu mendapatkan madu yang manis dar hasil sekresi aphid. Semut tsb akan melindungi dan memberi makanan kumbang. Mereka memilihkan tanaman yang cocok untuk Aphid tinggal dengan aman. Jika ada predator atau parasit datang, maka semut tsb akan memboyong aphid ke tempat lain. Mereka akan mempertahankan dan membela aphid.

9. Perbudakan dalam Dunia Semut



Slave-Maker ant merupakan jenis semut yang suka menggerebek sarang semut lain dan mencuri pupa mereka. Dan ketika pupa tsb menetas, dan menjadi semut, semut tsb kemudian dijadikan budak dalam koloni.

10. Kasta dalam Dunia Semut

Sang ratu semut pasti lebih besar daripada pekerjanya. Mereka memiliki thorax dan abdomen yang lebih besar daripada pekerjanya. Setelah menemukan koloni baru, tugas sang ratu adalah untuk menghasilkan banyak semut pekerja, semut jantan dan ratu lainnya. Mereka bisa hidup selama 20 tahun dan bisa memproduksi ribuan telur dalam hidupnya.





Semut jantan memiliki tubuh yang paling kecil dalam kasta semut. Tugas mereka hanya satu, yaitu "menghamili" sang ratu saat ritual perkawinan. Dan akan mati setelah beberapa hari. Semut pekerja memiliki tugas mencari makan, merawat bayi, membangun sarang dan menjaga koloni serta ratu.

Semut tentara bercirikan memiliki kepala yang besar. Tugas utamanya adalah menjaga sarang mereka dari serangan musuh.

11. Seekor Semut Mengangkat Beban 100x Lipat Berat Tubuhnya


Foto seekor semut mengangkat beban 100 kali lipat berat tubuhnya mendapat hadiah pertama dalam kontes fotografi ilmiah.Gambar itu menunjukkan seekor semut pemintal Asia bergantung dari permukaan yang terbuat dari kaca dan menggigit beban seberat 500mg.

Foto itu diambil oleh seorang spesialis zoologi Dr Thomas Endlein dari Universitas Cambridge ketika dia sedang meneliti kaki lengket binatang serangga itu

Dr Endlein memenangkan voucher untuk membeli alat fotografi senilai £700 atau sekitar Rp 10 juta dari Dewan Ilmu Bioteknologi dan Biologis Inggris.

Penelitian itu menunjukkan bagaimana semut mengubah ukuran dan bentuk cakarnya agar mereka dapat mengangkat beban yang lebih berat.

Dia berharap penelitian itu dapat membantu para ilmuwan mengembangkan lem yang lebih baik."Cakar-cakar kecil di kaki semut dapat membersihkan diri dan dapat menempel ke permukaan jenis apapun," katanya.

"Tidak ada lem buatan manusia atau sistem perekat lain yang bisa menandinginya. Memahami bagaimana binatang bisa mengendalikan sistem perekat membantu kita mengembangkan perekat yang lebih baik di masa mendatang." 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar